• +62 81364829393
  • Borneo

Banyak Kepala Banyak Ide

Ide merupakan suatu hal yang sangat penting untuk kehidupan. Dimana saja kita wajib menggunakan ide. Pada saat belajar dikelas, berorganisasi, bekerja dan sebagainya. Dan ide merupakan suatu ujung tombak untuk kesuksesan suatu Organisasi. Berjalannya suatu program kerja dengan lancar di organisasi itu semua karena adanya ide, ide yang dicetuskan dari banyaknya kepala yang tergabung di Organisasi tersebut.Karena ide akan membuat organisasi menjadi :

  • Lebih berkembang : karena bila banyak ide, organisasi akan semakin berkembang, dari inovasi masing-masing anggota pasti akan berpengaruh besar untuk perkembangan kedepan suatu organisasi.
  •  Lebih banyak lagi kreatifitas yang dilahirkan : dengan banyaknya ide dapat terkumpul berbagai kreatifitas sehingga organisasi terasa lebih hidup sehingga menarik perhatian para calon yang ingin tergabung didalamnya.
  • Lebih banyak mendapatkan kader dan relasi : dengan ide sehingga bisa menumbuhkan inovasi-inovasi yang bisa kita sharingkan bersama rekan-rekan yang berada di organisasi lainnya, agar agar selalu terjalin tali silaturahmi sehingga relasi tetap terjaga bahkan meluas.

Otak merupakan salah satu ciptaan Tuhan yang sangat luar biasa, maka dari itu kita mesti mejaganya dengan baik, menggunakannya untuk hal-hal yang positif yang bisa memberikan manfaat untuk orang banyak. dengan Otak kita bisa melakukan apa saja, memikirkan apa saja selama masih dalam keadaan sehat wal afiat dan tidak merugikan orang lain.Ide yang selalu tercurah akan menjadikan diri pribadi menjadi semangat, dan dampak dari semangatnya kita akan berpengaruh besar terhadap suatu Organisasi. Dan pastinya bisa membuat organisasi semakin maju. Itu baru diri pribadi, bagaimana kalau banyak pribadi yang semangat dalam mencetuskan ide, saya yakin pasti Negara kita akan lebih cepat maju.
Ide yang keluar dari dua atau lebih kepala lebih baik dari pada hanya satu kepala saja. kerena kenapa, karena di pergerakan suatu organisasi merupakan pergerakan yang memiliki nilai kerjasama yang sangat kuat, harus bisa memberikan masukan satu sama lain bukan bergerak secara independen.
Kehidupan kita tidak pernah lepas dari yang namanya ide. Ketika misalkan kita pernah mengalami kesulitan untuk membayar uang kuliah karena masalah keuangan. Pasti akan mencari ide bagaimana agar bisa mendapatkan uang untuk membayar kuliah tersebut. Apakah dengan bekerja, berdagang dan usaha lainnya yang bisa menghasilkan, asal jangan dengan cara yang dilarang seperti mencuri dan perbuatan tidak baik lainnya.
Dampak dari ide yang sering di cetuskan pada saat di organisasi, akan berpengaruh besar saat sedang berada di kelas perkuliahan, biasanya kalau di organisasi sering mengajukan suatu ide, karena terbiasa akan terbawa pada saat dikelas perkuliahan. Mungkin pada saat mengerjakan tugas kelompok, tidak akan segan atau kebingungan lagi pada saat berdiskusi dengan teman satu kelompok, karena jiwa dan fikirannya sudah tertempa untuk hal seperti itu.
Pada saat turun di masyarakat, Ide selalu mengalir untuk menyampaikan hal yang bermanfaat, biasanya para aktivis kampus kalau sudah turun ke masyarakat, banyak sekali ide yang tersalurkan. Misalkan terjun ke suatu desa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Praktek, disitu mereka mengabdi kepada masyarakat. Yang saya tau banyak sekali yang dilakukan pada saat mahasiswa melaksanakan kuliah kerja praktek, seperti mengadakan kegiatan penyuluhan tentang kebersihan lingkungan, membuat seminar internet sehat, membuat rumah literasi dan masih banyak lagi ide-ide yang dicetuskan pada saat turun ke lingkungan masyarakat luas.
Kisah seorang pemuda yang sukses dibidang teknologi. karena ide cemerlangnya, ia bisa membuat rutinitas orang-orang yang ada didunia ini menjadi lebih mudah. Pemuda ini tinggal di satu kota yang ada di Amerika, ia menuntut ilmu di salah satu Universitas yang ada di Amerika yaitu Harvard University. Pada zamannya sekitar tahun 2004 interaksi antara teman satu dan lainnya sangat sulit, dan juga diskusi sesama Mahasiswa harus berjanjian dulu di perpus atau tempat belajar kelompok lainnya untuk mengerjakan tugas atau membuat suatu proyek.
Sebagai seorang yang senang bergelut dibidang komputer, terbesut didalam pikiran pemuda ini untuk mencoba membuat sebuah aplikasi jejaring sosial agar dapat mempermudah interaksi antara manusia satu dengan manusia lainnya. Ia lalu membentuk sebuah tim untuk membuat aplikasi tersebut.
Pemuda itu dan 2 orang temannya perlahan-lahan mengkonsep aplikasi yang akan mereka buat, walaupun ada salah satu teman dari pemuda tersebut yang belum paham soal membuat aplikasi dengan bahasa pemrograman tertentu, pemuda tersebut mengajarkan perlahan-lahan sampai temannya bisa. Setelah paham lalu mereka masing-masing menyampaikan ide untuk pengembangan aplikasi chat tersebut dan ide tersebut digabungkan sehingga jadilah sebuah media sosial. Dan sejak 2004 sampai sekarang media sosial tersebut paling banyak digunakan untuk mempermudah interaksi antara manusia satu dengan yang lainnya. Dan sampai sekarang fitur-fitur baru dari aplikasi tersebut selalu ada karena ide dari pemuda tersebut dan kawan-kawan.
Hingga sekarang aplikasi sosial chat dan sosial media semakin banyak bermunculan. Tinggal kita mau menggunakan yang mana, sesuai selera dan yang mudah untuk digunakan tentunya.Tidak hanya ide membuat aplikasi seperti chat ini saja, namun juga seperti aplikasi penjualan atau lebih dikenal dengan e-commers, ada pula aplikasi pemesanan tiket, aplikasi ojek online, yang semua ini tujuannya memudahkan kita untuk beraktivitas tanpa harus membuang banyak waktu dan tanpa harus keluar rumah.
Jadi dikehidupan ini dengan banyaknya ide akan bisa membawa perubahan yang lebih baik kedepannya untuk kemaslahatan bersama seluruh Manusia yang berada dipermukaan bumi ini, dari kita untuk kita juga. Maka ide dari banyaknya kepala menjadi sesuatu yang sangat berharga dan bermanfaat untuk semua. Ini semua patut kita syukuri, bersyukur kepada Allah swt. Allah swt berfirman “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya, sesungguhnya Allah benar-benar maha pengampun lagi maha penyayang.” (QS. An Nahl: 18).

(Muhammad Ibnu Sa’ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *